Teror POCONG Mbak SUM

October 26, 2019 Add Comment


--Teror POCONG Mbak SUM--


waktu itu, hari mulai petang. temen saya, si Adi, tiba-tiba bilang sesuatu yg ganjil "bro, lu gak pulang. bentar lagi maghrib loh"
saya bingung. karena, gak biasanya Adi atau temen-temen saya yang lain nyuruh pulang di saat maghrib adalah waktu yang tergolong sore bagi saya.saya perhatiin, temen-temen yg lain setuju.
saya memang kalau main biasanya ke desa tetangga, sebuah desa yang terletak di sebelah timur desa saya berada. waktu itu saya masih SMK, dan jalanan belum di aspal sama sekali, jadi, kalau naik sepeda mesti ngerasain geranjalnya batu kerikildesa saya dan desa tetangga satu kecamatan, hanya terpisah oleh sungai kecil dan sebuah pemakaman.

--Rumah angker temanku-- BySimpelMan

October 26, 2019 Add Comment





10 tahun yang lalu, tepatnya saat saya masih duduk di bangku kelas 3 smp,, itu adalah masa liburan satu minggu setelah ujian, seinget saya waktu itu sore, enak-enak lagi bengong, tiba2 saya di sapa sama tetangga sekaligus sepupu"Liburan kemana?" tanya dia. nama sepupu saya Udin (disamarkan)"gak kemana-mana" jawab saya dan terjadilah obrolan basa-basiintinya, Udin nawarin saya buat ikut sama dia, nginep di Rumah tetangga saya yang ada di desa, jauh dari tempat saya tinggal. namanya, Yudha (disamarkan juga) saya mikir, dan dia bersikeras ngeyakinin.

-BISIKAN IBLIS- (Nyawa yang tergadaikan) BySimpleMan

October 26, 2019 Add Comment



Malam ini, saya mau cerita sebuah cerita nyata yang pernah di ceritakan oleh salah satu teman saya waktu SMP.
Sebuah cerita yang membuat bulukuduk saya selalu merinding tiap mendengar detail dari sebuah peristiwa yang lebih dari sebuah terror!! 
Sebuah cerita yang akan membuat saya berpikir ulang dari apa arti sebuah kematian yang sebenarnya. Sebuah cerita tentang sebuah keluarga yang terikat dengan sebuah takdir yang akan membawa mereka dalam satu bencana yang di sebut “SIREP DUNYOTO” (Hidup namun Mati) 
Disini saya akan menceritakan semuanya dari sudut pandang Andi, teman SMP saya yang pernah menjadi saksi peristiwa ini. Berlatarkan tahun awal 2000’an cerita ini terjadi di sebuah kabupaten di jawa timur, yang gak bisa saya katakan dimana tempatnya berada. 
Dan disinilah semuanya kita mulai.

-DESO GONDO MAYIT- By SimpleMan (@SimpleM81378523)

October 26, 2019 Add Comment



Malam ini. ijinkan saya memulai sebuah cerita.

sebuah cerita yang penah di ceritain oleh seseorang, seseorang yang menurut saya spesial, karena saya udah kenal dia lama. lama sekali, meskipun gak pernah satu sekolah, satu kampus, satu pekerjaan, tapi saya udah nganggap dia abang kandung 
udah lama seinget saya buat maen ke kota pahlawan ini. salah satu kota yang jadi saksi perjuangan saya dulu buat nyari kerja serabutan, dan hari ini, saya balik lagi ke kota ini, buat ketemu seseorang.
seseorang yang gak tau kenapa selalu bikin saya kangen, kangen wejengan beliau. 
namanya. adalah mas Damar.  ngomong soal mas Damar, saya jadi inget sebuah cerita dimana beliau menceritakan salah satu cerita pengalaman beliau, yang menurut saya menarik, terlepas dengan sebegitu ngerinya cerita itu, tetap saja, cerita ini adalah cerita yang selalu saya inget.. 
cerita tentang "Deso Gondo Mayit" 

KKN DI DESA PENARI Versi Widya (By SimpelMan)

October 26, 2019 Add Comment



Malam ini, saya akan bercerita sebuah cerita dari seseorang, yang menurut saya spesial. kenapa?

karena saya sedikit gak yakin bakal bisa menceritakan setiap detail apa yang beliau alami,

sebuah cerita tentang pengalaman beliau selama KKN, di sebuah desa penari. 
sebelum saya memulai semuanya. saya sedikit mau menyampaikan beberapa hal.


Rumah Rombe By SimpleMan

October 26, 2019 Add Comment



RUMAH ROMBE. tidak ada yang tidak mengenal peristiwa ini, sebuah peristiwa yang dulu sempet membuat geger satu desa bahkan begitu mengerikanya tragedi ini sehingga membuat banyak orang begidik ngeri tiap melihat saksi bisu peristiwa ini.


Sewu Dino (1000 Hari) By Simple Man

October 26, 2019 Add Comment



Sri yang sedang dilanda masalah ekonomi dilema antara mencari pekerjaan dikota dan tetap dikampungnya merawat bapaknya yg renta dan sakit-sakitan, sebuah harapan muncul ketika seseorang menawari pekerjaan dengan upah yang lebih dari cukup untuk memperbaiki hidupnya dikampung, namun nasib baik belum berpihak padanya, sri  dengan pekerjaan barunya malah dihadapkan dengan sebuah masalah yang diluar nalar... mampukah sri bertahan ....